WELCOME TO TELECOMMUNICATION LABORATORY
WELCOME TO TELECOMMUNICATION LABORATORY ANDALAS UNIVERSITY

Tampilkan postingan dengan label antena. Tampilkan semua postingan

Antena Omni

Antena Omni adalah sesuatu memiliki pola radiasi yang menyebar sama rata ke segala arah, sehingga cocok digunakan sebagai antena access point.
Diagram Antenna Omni Collinear 2.4GHz
Diagram Antenna Omni Collinear 2.4GHz
Jarak bagian bawah dekat connector coax adalah 1/2 panjang gelombang, jarak bagian tengah adalah 3/4 panjang gelombang, dan panjang bagian ujung (whip) sedikit lebih pendek dari 3/4 panjang gelombang, untuk mengurangi efek capacitance.
Pada WiFi digunakan frekuensi 2.412MHz sampai dengan 2.484MHz, oleh karena itu, 1/2 panjang gelombang adalah 61mm, dan 3/4 panjang gelombang adalah 91.5mm.
Jika anda ingin memasukan antenna ini ke pralon diameter 20 mm, maka pastikan diameter coil yang digunakan sekitar 15 cm … jangan mengikuti diameter 1 panjang gelombang seperti yang di gambar :) ..
Diagram Sambungan Antenna Omni 2.4GHz ke Access Point
Diagram Sambungan Antenna Omni 2.4GHz ke Access Point
Antena Omni Directional 20 Db
Minggu, 17 November 2013
Posted by Laboratorium Telekomunikasi Universitas Andalas
Tag :

SATELIT

Saat ini pertukaran informasi dapat berlangsung dengan cepat. Kamu bisa mendapatkan berita dari belahan dunia lain dengan cepat menggunakan televisi ataupun internet, kamu juga bisa berbicara lewat telepon dengan temanmu yang jaraknya ribuan kilometer. Hal tersebut menjadi mungkin karena adanya satelit yang ditempatkan di luar angkasa. Tahukah kamu apa itu satelit? Yuk kita cari tahu.

Satelit adalah benda yang mengelilingi planet dengan periode revolusi dan rotasi tertentu dan memiliki orbit peredaran sendiri. Kamu tahu tidak, orbit itu apa?? Orbit merupakan titik lintasan/jalur peredaran satelit dalam mengelilingi sebuah planet. Dalam orbit terdapat dua istilah, yaitu apogee (titik terjauh dengan bumi) dan perigee (titik terdekat dengan bumi).

Terdapat dua jenis satelit yaitu satelit alami dan satelit buatan. Satelit alami adalah benda-benda luarangkasa alami (bukan buatan manusia) yang mengorbit pada sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada dirinya. Salah satu contoh satelit alami yang dimiliki bumi adalah bulan. Sedangkan Satelit buatan adalah benda buatan manusia yang diluncurkan ke luar angkasa dan beredar mengelilingi planet. Salah satu contoh satelit buatan yang dimiliki Indonesia adalah Satelit Palapa. Satelit buatan memiliki berbagai macam kegunaan seperti untuk tujuan telekomunikasi, mata-mata (militer), penelitian, pengamatan bumi dan benda-benda luar angkasa, dan sebagainya.

Satelit buatan juga terdiri dari bermacam-macam jenis loh, tergantung dari fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa contoh satelit buatan:
  1. Satelit astronomi: satelit yang digunakan untuk mengamati planet, galaksi, dan benda luar angkasa lainnya.
  2. Satelit komunikasi: satelit buatan yang dipasang di angkasa dengan tujuan telekomunikasi.
  3. Satelit pengamat bumi:satelit yang dirancang khusus untuk mengamati bumi seperti pengamatan lingkungan, meteorologi, pembuatan peta, dan lain sebagainya.
  4. Satelit navigasi: satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima dipermukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik dipermukaan bumi seperti mengukur jarak antar bangunan.
  5. Satelit mata-mata: satelit pengamat bumi yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata.
  6. Satelit cuaca: satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan iklim di bumi.

Selain itu, masih banyak lagi jenis-jenis satelit buatan lainnya yang dimanfaatkan untuk keperluan manusia. Saat ini teknologi satelit semakin terus berkembang dan kemungkinan besar di masa yang akan datang akan bermunculan satelit-satelit lainnya yang lebih canggih.
Posted by Laboratorium Telekomunikasi Universitas Andalas
Tag :

Gallery

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © LABORATORIUM TELEKOMUNIKASI UNIVERSITAS ANDALAS -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -